Selasa, 06 Oktober 2020

Pentingnya visi dan misi dakwah

Assalamu’alaikum wr.wb!

Hola readers! Welcome to my blog channel!

            Kemarin kita semua udah diskusi dan sharing-sharing tentang visi-misi da’i lho, mau tau seberapa fokusnya sang da’i terhadap tujuan akan dakwahnya? Ya visi-misi aku artikan dengan tujuan, dimana da’i betul-betul mengemban sebuah hal besar untuk keberlangsungan hidup umat manusia terkhusus para muslimin & muslimat di muka bumi ini.

            So, sekarang aku mau sharing tentang visi-misi dakwah nya panutan kita, baginda Rasulullah saw dimana beliau lah acuan para da’i, beliau lah yang patut digugu dan ditiru. Bukan suma para da’i sebagai pengajak saja yang harus meniru Rasul, namun kita pun selaku umatnya harus menjalankan apa yang telah rasul contohkan untuk kita semua. Karena Rasul bersabda “taraktu fiikum amraini, kitaballahi wa sunnati rasuulih” rasulullah meninggalkan kepada kita/para umat atas 2 perkara yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.

            Okey, sudah kalian ketahui kan kalau Rasul itu berdakwah pada jaman jahiliyah dimana jaman tersebut kebodohan merajalela tidak ada rasa kemanusiaan disana, manusia kehilangan kendali dalam hidupnya, akhalk manusia rusak dan hancur. Kehadiran Rasulullah Muhammad Saw di tengah-tengah ummat yang sedang mengalami kemerosotan moral merupakan suatu keniscayaan. Berbekal wahyu ilahi dan kecerdasan spritual serta dukungan berbagai pihak, Rasul berupaya melakukan perubahan yang mendasar yakni “mengembalikan kemuliaan manusia keposisi yang sesungguhnya“, dengan cara yang efektif.

            Dan tentu saja teman-teman, Visi Rasul dalam berdakwah adalah “memanusiakan manusia”. Hal ini dapat difahami dari ungkapan beliau: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”. Kemuliaan manusia sangat ditentukan dari akhlaknya. Dengan kata lain “akhlak” merupakan tolok ukur untuk tinggi rendahnya atau mulia/hinanya keberadaan seseorang. Lanjut kepada misi, misi Rasulullah Saw adalah “amar ma’ruf nahi mungkar”. Rasulullah Saw mengajak orang-orang untuk melakukan kebaikan dan meninggalkan larangan. Metoda yang digunakan Rasulullah Saw pun sangat sederhana dan mudah ditiru karena sebelum Rasulullah Saw mengatakan dan atau melakukan sesuatu, terlebih dahulu beliau yang mempraktekkannya

            Nah, itu dia visi-misi panutan kita Rasulullah saw dalam dakwahnya. Hanya dengan akhlak serta amar ma’ruf nahyi munkar. Masyaallah ya, hal tersebut mudah diucapkan namun sulit dilaksanakan. Untuk itu, kedudukan akan visi-misi da’i sekarang dibutuhkan pengembangan sesuai dengan jaman dan sasaran dakwahnya!

Sekian & Terimakasih! 

Wassalam!

Don’t forget _Hadapi_Hayati_Nikmati_

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dakwah Berbasis Multikulturalisme

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! Welcome back readers! Today I want tell u the lesson of filsafat dakwah about “dakwah berba...