Assalamu’alaikum wr.wb!
Hola readers! Welcome to my blog channel!
Kemarin kita semua
udah diskusi dan sharing-sharing tentang visi-misi da’i lho, mau tau seberapa
fokusnya sang da’i terhadap tujuan akan dakwahnya? Ya visi-misi aku artikan dengan
tujuan, dimana da’i betul-betul mengemban sebuah hal besar untuk
keberlangsungan hidup umat manusia terkhusus para muslimin & muslimat di
muka bumi ini.
So, sekarang aku
mau sharing tentang visi-misi dakwah nya panutan kita, baginda Rasulullah saw dimana
beliau lah acuan para da’i, beliau lah yang patut digugu dan ditiru. Bukan suma
para da’i sebagai pengajak saja yang harus meniru Rasul, namun kita pun selaku
umatnya harus menjalankan apa yang telah rasul contohkan untuk kita semua. Karena
Rasul bersabda “taraktu fiikum amraini, kitaballahi wa sunnati rasuulih”
rasulullah meninggalkan kepada kita/para umat atas 2 perkara yaitu Al-Qur’an dan
As-Sunnah.
Okey, sudah kalian
ketahui kan kalau Rasul itu berdakwah pada jaman jahiliyah dimana jaman
tersebut kebodohan merajalela tidak ada rasa kemanusiaan disana, manusia
kehilangan kendali dalam hidupnya, akhalk manusia rusak dan hancur. Kehadiran Rasulullah Muhammad Saw di tengah-tengah ummat
yang sedang mengalami kemerosotan moral merupakan suatu keniscayaan. Berbekal
wahyu ilahi dan kecerdasan spritual serta dukungan berbagai pihak, Rasul
berupaya melakukan perubahan yang mendasar yakni “mengembalikan kemuliaan
manusia keposisi yang sesungguhnya“, dengan cara yang efektif.
Dan
tentu saja teman-teman, Visi Rasul dalam berdakwah adalah “memanusiakan
manusia”. Hal ini dapat difahami dari ungkapan beliau: “Sesungguhnya aku diutus
untuk menyempurnakan akhlak”. Kemuliaan manusia sangat ditentukan dari
akhlaknya. Dengan kata lain “akhlak” merupakan tolok ukur untuk tinggi
rendahnya atau mulia/hinanya keberadaan seseorang. Lanjut kepada misi, misi
Rasulullah Saw adalah “amar ma’ruf nahi mungkar”. Rasulullah Saw mengajak
orang-orang untuk melakukan kebaikan dan meninggalkan larangan. Metoda yang
digunakan Rasulullah Saw pun sangat sederhana dan mudah ditiru karena sebelum
Rasulullah Saw mengatakan dan atau melakukan sesuatu, terlebih dahulu beliau
yang mempraktekkannya
Nah,
itu dia visi-misi panutan kita Rasulullah saw dalam dakwahnya. Hanya dengan
akhlak serta amar ma’ruf nahyi munkar. Masyaallah ya, hal tersebut mudah diucapkan
namun sulit dilaksanakan. Untuk itu, kedudukan akan visi-misi da’i sekarang dibutuhkan
pengembangan sesuai dengan jaman dan sasaran dakwahnya!
Sekian & Terimakasih!
Wassalam!
Don’t forget _Hadapi_Hayati_Nikmati_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar