Senin, 26 Oktober 2020

Strategi Dakwah Multikulturalisme

 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!

Hola readers! Ayolah kalian jangan bosan baca blog ini ya, bermanfaat banget tau wkwk, walaupun isinya dikit tapi setidaknya kita udah berbagi ilmu, karena kebaikan seberat biji dzarah itu bernilai tinggi dimata Allah swt. So, jangan susah berbagi kebaikan pada sesama ya! Apalagi kita belajar tentang dakwah dalam lingkupan filsafatnya.

 

            Materi kita menginjak pada dakwah multikulturalisme, Apa sih multikulturalisme itu? Oke, kita ambil kata kuncinya aja deh “multi is banyak - kultural is budaya – isme is anutan atau pemahaman” hehe paham lah yaa. Hhmmmm.. kira-kira strategi dakwah multikulturalisme itu gimana yah?

            Sebagaimana obyek multikulturalisme yang komplek, maka konsekuensinya juga membutuhkan langkah dan strategi yang juga komplek. Dakwah di manapun dan lewat madia apapun tujuannya adalah menjadi penyeimbang bagi perkembangan sosial. Maka dakwah multikulturalisme membutuhkan sinergitas antar lembaga dakwah, ormas Islam serta lembaga dakwah di bawah pemerintah dengan memperhatikan:

            Pertama, masyarakat multikultural sebagai sasaran dakwah perlu dimaknai sebagai upaya berlapang hati untuk mau menerima perbedaan dengan kelompok lain. Dakwah juga harus menghargai hak asasi manusia. Sehingga penguatan masyarakat multikultural, ditempuh dengan memperkuat ikatan-ikatan sosial berbasis kebebasan beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

            Kedua, kelompok penganut agama yang berbeda-beda di lingkungan masyarakat, masing-masing bisa memelihara diri untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat propaganda agama, hubungan personal antar warga harus dibina secara terus-menerus untuk memperkuat kebersamaan dan dalam menangung beban hidup mereka.

            Ketiga, lembaga-lembaga dakwah memiliki arti penting dalam penguatan masyarakat multikutur. Sebagai institusi sosial, lembaga dakwah perlu meningkatkan kemampuannya melakukan gerakan untuk pengembangan potensi secara signifikan dalam rangka memperbaiki taraf hidup masyarakat.

            Dan keempat, keharmonisan hubungan antar individu dan antar kelompok berbeda agama, serta berbeda latar belakang budaya, etnisitas, harus dipelihara dengan baik, tanpa merasa terpaksa atau dipaksa oleh pihak lain. Dalam konteks demikian, perlu dirumuskan materi dakwah yang mengurai setiap aspek kedakwahan dengan sasaran masyarakat multikultural.

           

Sekian dari saya, terimakasih!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

#Hadapi #Hayati #Nikmati

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dakwah Berbasis Multikulturalisme

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! Welcome back readers! Today I want tell u the lesson of filsafat dakwah about “dakwah berba...